Showing posts with label iNFORMASI Elektronika. Show all posts
Showing posts with label iNFORMASI Elektronika. Show all posts

Tuesday, November 27, 2018

iNFORMASI Elektronika bag 2

Rumus Perhitungan dan Contoh Rangkaian dari Komponen-Komponen Elektronika


RESISTOR

Rangkaian Seri Resistor
Rangkaian Seri Resistor adalah sebuah rangkaian yang terdiri dari 2 buah atau lebih Resistor yang disusun secara sejajar atau berbentuk Seri. Dengan Rangkaian Seri ini kita bisa mendapatkan nilai Resistor Pengganti yang kita inginkan.
Rumus dari Rangkaian Seri Resistor adalah :
Rtotal = R1 + R2 + R3 + ….. + Rn
Dimana :
Rtotal = Total Nilai Resistor
R
1 = Resistor ke-1
R
2 = Resistor ke-2
R
3 = Resistor ke-3
Rn = Resistor ke-n

Rangkaian Paralel Resistor

Rangkaian Paralel Resistor adalah sebuah rangkaian yang terdiri dari 2 buah atau lebih Resistor yang disusun secara berderet atau berbentuk Paralel. Sama seperti dengan Rangkaian Seri, Rangkaian Paralel juga dapat digunakan untuk mendapatkan nilai hambatan pengganti. Perhitungan Rangkaian Paralel sedikit lebih rumit dari Rangkaian Seri.
Rumus dari Rangkaian Paralel Resistor adalah :
1/Rtotal = 1/R1 + 1/R2 + 1/R3 + ….. + 1/Rn

Dimana :
Rtotal = Total Nilai Resistor
R
1 = Resistor ke-1
R
2 = Resistor ke-2
R
3 = Resistor ke-3
Rn = Resistor ke-n

KAPASITOR

Rangkaian Seri Kapasitor
Rangkaian Seri Kapasitor adalah Rangkaian yang terdiri dari 2 buah dan lebih Kapasitor yang disusun sejajar atau berbentuk Seri. Seperti halnya dengan Rangkaian Paralel, Rangkaian Seri Kapasitor ini juga dapat digunakan untuk mendapat nilai Kapasitansi Kapasitor pengganti yang diinginkan. Hanya saja, perhitungan Rangkaian Seri untuk Kapasitor ini lebih rumit dan sulit dibandingkan dengan Rangkaian Paralel Kapasitor.
Rumus dari Rangkaian Paralel Kapasitor (Kondensator) adalah :
1/Ctotal = 1/C1 + 1/C2 + 1/C3 + 1/C4 + …. + 1/Cn
Dimana :

Ctotal Total Nilai Kapasitansi Kapasitor
C
1    = Kapasitor ke-1
C
2    = Kapasitor ke-2
C
3    = Kapasitor ke-3
C
4    = Kapasitor ke-4
Cn    = Kapasitor ke-n



Rangkaian Paralel Kapasitor
Rangkaian Paralel Kapasitor adalah Rangkaian yang terdiri dari 2 buah atau lebih Kapasitor yang disusun secara berderet atau berbentuk Paralel. Dengan menggunakan Rangkaian Paralel Kapasitor ini, kita dapat menemukan nilai Kapasitansi pengganti yang diinginkan.
Rumus dari Rangkaian Paralel Kapasitor (Kondensator) adalah :
1/Ctotal = 1/C1 + 1/C2 + 1/C3 + 1/C4 + …. + 1/Cn
Dimana :

Ctotal Total Nilai Kapasitansi Kapasitor
C1    = Kapasitor ke-1
C2    = Kapasitor ke-2
C3    = Kapasitor ke-3
C4    = Kapasitor ke-4
Cn    = Kapasitor ke-n


INDUKTOR



DIODA


TRANSISTOR


SAKLAR

Berikut merupakan perhitungan secara teori untuk menentukan transistor sebagai saklar :
Kondisi Jenuh atau Saturasi
Vce = vccIc.Rc
Karena kondisi jenuh vce = 0 Volt (keadaan ideal)
Maka Ic = vcc/Rc

Menentukan tahanan basis (Rb) untuk memperoleh arus basis pada keadaan jenuh adalah :
Ib saturasi > Ic
Rb = (Vi-Vbe) / Ib saturasi

Menentukan mati atau cut off
Vce = VccIc.Rc
Karena kondisi mati Ic = 0 (kondisi ideal) maka :
Vce = Vcc – 0.Rc
 Vce =Vcc
Besar arus basis Ib adalah :
Ib = Ic

IC ( Integrated Circuit ) 



DOWNLOAD PPT Informasi Elektronika 

-> Disini





iNFORMASI Elektronika


Definisi dan Dasar Elektronika

• Definisi Elektronika

     Elektronika adalah ilmu yang mempelajari tentang listrik arus lemah yang dioperasikan dengan cara mengontrol aliran elektron atau partikel bermuatan listrik dalam suatu alat.

• Dasar Elektronika
     Merupakan bagian dari ilmu elektronika yang      mempelajari dasar-dasar komponen, rangkaian, tegangan,  karakteristik yang harus terlebih dahulu dipahami dalam membangun sebuah peralatan elektronika.



Penjelasan Komponen Elektronika Dasar

1. Resistor

   Resistor atau disebut juga dengan Hambatan adalah Komponen Elektronika Pasif yang berfungsi untuk menghambat dan mengatur arus listrik dalam suatu rangkaian Elektronika
Satuan Nilai Resistor atau Hambatan adalah Ohm (Ω). Nilai Resistor biasanya diwakili dengan Kode angka ataupun Gelang Warna yang terdapat di badan Resistor. Hambatan Resistor sering disebut juga dengan Resistansi atau Resistance.


2. Kapasitor ( Capaitor )

   Kapasitor atau disebut juga dengan Kondensator adalah Komponen Elektronika Pasif yang dapat menyimpan energi atau muatan listrik dalam sementara waktu. Fungsi-fungsi Kapasitor (Kondensator) diantaranya adalah dapat memilih gelombang radio pada rangkaian Tuner, sebagai perata arus pada rectifier dan juga sebagai Filter di dalam Rangkaian Power Supply (Catu Daya).
Satuan nilai untuk Kapasitor (Kondensator) adalah Farad (F).


3. Induktor ( Inductor)
  Induktor atau disebut juga dengan Coil (Kumparan) adalah Komponen Elektronika Pasif yang berfungsi sebagai Pengatur Frekuensi, Filter dan juga sebagai alat kopel (Penyambung). Induktor atau Coil banyak ditemukan pada Peralatan atau Rangkaian Elektronika yang berkaitan dengan Frekuensi seperti Tuner untuk pesawat Radio.
 Satuan Induktansi untuk Induktor adalah Henry (H)


4. Dioda (Diode)
  Diode adalah Komponen Elektronika Aktif yang berfungsi untuk menghantarkan arus listrik ke satu arah dan menghambat arus listrik dari arah sebaliknya. Diode terdiri dari 2 Elektroda yaitu Anoda dan Katoda.


5. Transistor
  Diode adalah Komponen Elektronika Aktif yang berfungsi untuk menghantarkan arus listrik ke satu arah dan menghambat arus listrik dari arah sebaliknya. Diode terdiri dari 2 Elektroda yaitu Anoda dan Katoda.

6. IC ( Integrated Circuit )
   IC (Integrated Circuit) adalah Komponen Elektronika Aktif yang terdiri dari gabungan ratusan bahkan jutaan Transistor, Resistor dan komponen lainnya yang diintegrasi menjadi sebuah Rangkaian Elektronika dalam sebuah kemasan kecil. Bentuk IC (Integrated Circuit) juga bermacam-macam, mulai dari yang berkaki 3 (tiga) hingga ratusan kaki (terminal). Fungsi IC juga beraneka ragam, mulai dari penguat, Switching, pengontrol hingga media penyimpanan. Pada umumnya, IC adalah Komponen Elektronika dipergunakan sebagai Otak dalam sebuah Peralatan Elektronika. IC merupakan komponen Semi konduktor yang sangat sensitif terhadap ESD (Electro Static Discharge)
  

7. Saklar ( Switch)
   Saklar adalah Komponen yang digunakan untuk menghubungkan dan memutuskan aliran listrik. Dalam Rangkaian Elektronika, Saklar sering digunakan sebagai ON/OFF dalam peralatan Elektronika